Gus Ipul Harap Melalui Sosialisasi SPI dapat Persempit Peluang Korupsi

Pasuruan Kota Madinah. Wali Kota Pasuruan H. Saifullah Yusuf (Gus Ipul) bersama Wakil Wali Kota Pasuruan Adi Wibwo (Mas Adi) ikuti sosialisasi pelaksanaan Survei Penilaian Integritas (SPI) di Pendopo Kabupaten Pasuruan, Senin (05/09/2022) pagi.

Dalam sambutannya Gus Ipul menyampaikan, sosialisasi SPI dijadikan bahan untuk memperbaiki kinerja pengelolaan pemerintah untuk mempersempit peluang korupsi

“Sosialisasi SPI ini bahan untuk memperbaiki kinerja kita untuk mempersempit peluang penyalahgunaan yang disebut korupsi,” kata Gus Ipul

Gus Ipul juga menjelaskan hasil survei nantinya dijadikan sebagai pedoman dalam mengambil langkah-langkah kedepan baik dari tatanan kebijakan, program sekaligus menjadi alat evaluasi.

“Hasil survei ini patut dijadikan pedoman dalam mengambil langkah-langkah kedepan. Ini satu hal yang positif apalagi dilakukan di tahun 2021,” jelas Gus Ipul

Sejak di lantik menjadi Wali Kota Pasuruan hingga saat ini, menurut Gus Ipul Kota Pasuruan mulai terlihat Monitoring Center for Prevention (MCP) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendapatkan suatu capaian yang lumayan tinggi, dari 44 persen menjadi 85 persen.

“Saya ingin skup MCP beberapa bulan bisa lebih meningkat lagi,” ujar Gus Ipul
Gus Ipul mengajak perangkat daerah yang hadir akan mensosialisasikan SPI kepada ASN yang ada di pemerintahan Kota Pasuruan untuk mempersempit peluang korupsi.

“Saya ingin teman-teman disini supaya bisa bersosialisasi dengan semua ASN agar peluang korupsi bisa di persempit,” jelas Gus Ipul
Ditempat yang sama agung Brigjen Pol. Agung Yudha Wibowo, S.I.K (Agung) menjelaskan hal-hal yang menjadi peringatan agar Pasuruan tidak menjadi tanda di KPK.

“Saya berharap Pasuruan ini tidak menjadi tanda di KPK, melalui forum ini saya juga akan memberikan wawasan kepada Ibu dan Bapak bahwa KPK bukan Lembaga yang harus ditakuti tetapi harus di kawani,” ujar Agung
Agung juga menjelaskan tentang SPI yang merupakan survei untuk memetakan risiko korupsi dan kemajuan upaya pencegahan korupsi dengan tujuan meningkatkan kesadaran risiko korupsi dan perbaikan sistem anti korupsi.

“Ibu bapak sekalian, SPI ini survei yang nantinya akan memetakan risiko korupsi dan upaya pencegahan korupsi,” jelas Agung


Sosialisasi SPIK ini di selenggarakan oleh KPK RI yang diikuti oleh Pemerintah Kota Pasuruan dan Pemerintah Kabupaten Pasuruan beserta perangkat daerah yang terkait.

Check Also

16.254 KPM Kota Pasuruan Mulai Terima BLT BBM

Pasuruan Kota Madinah. Pemerintah Kota (Pemkot) Pasuruan melalui Dinas Sosial mengawal penyaluran Bantuan Langsung Tunai …